Saya Berasal dari [Tempat yang Ingin Aku Kunjungi Kembali]

Sepanjang minggu ini aku hepi karena seminggu yang lalu Persib Bandung jadi juara ISL setelah 19 tahun puasa gelar. Iya, Persib Juaraaa! :'D Buat gue yang mengidolakan Persib dari jauh kemenangan ini luar biasa membahagiakan, apalagi bagi orang-orang yang emang lahir atau tumbuh di Bandung, kotanya Persib. Nggak heran kalau kemenangan ini dirayain meriah sama rakyat Bandung.

Ngomong-ngomong soal Bandung, Bandung adalah kota yang selalu pingin gue kunjungi. Dari dulu, tiap kali gue ditanya tentang kota mana yang paling mau gue kunjungi jawaban gue cuma Bandung. Gue bukan orang Bandung -cuma keturunan Sunda, nggak pernah tinggal di sana, nggak punya keluarga di sana, dan nggak pernah punya kenangan apapun di Kota Kembang itu. Alasan gue selalu pingin ke Bandung ya cuma satu: Persib Bandung. Gue mengidolakan Persib sejak kelas lima. Kelas lima pertama kalinya gue nonton pertandingan sepak bola Indonesia dan  gue langsung suka sama Persib.

Sukanya gue sama Persib berbarengan dengan sukanya adek gue sama Persija Jakarta. Dulu, adek suka ngajakin Ayah nonton langsung pertandingan-pertandingan Persija. Bahkan adek beberapa kali pernah dateng dan lihat langsung Persija latihan. Gue iri. Gue nggak bisa kayak dia. Gue nggak mungkin lihat Persib latihan rutin karena mereka latihan di Bandung. Gue juga nggak pernah diizinin orang tua buat nonton langsung pertandingan Persija vs Persib dengan alasan keamanan. Padahal itu satu-satunya kesempatan gue buat lihat Persib secara langsung di Jakarta. Sejak saat itu, gue bercita-cita pergi ke Bandung. Gue harus ke Bandung. Gue mau ke Stadion Siliwangi (markas Persib waktu itu) lihat Persib latihan dan nonton langsung Persib tanding di stadion itu. Tekad gue itu yang bikin gue jatuh cinta sama kota Bandung jauh sebelum gue pernah ke sana atau punya kenangan di sana. Kalau istilah sundanya mah, sebab jiwaku tiba mendahului raga, aku jatuh cinta sebelum sempat menjejak rupa.

Bandung jaraknya emang nggak jauh dari Jakarta, bisa dengan pulang-pergi pula. Cuma ya nggak tau kenapa selama ini nggak pernah ada acara keluarga atau acara sekolah yang diadain di sana (biasanya gue ke luar kota kalau nggak sama keluarga, ya sama rombongan sekolah). Jadilah selama dua puluh tahun gue hidup, baru bulan Juni lalu gue ke Bandung! Akhirnya! Meski cuma sehari semalam dan nggak sempat ke mana-mana, gue senang bukan main bisa menginjakkan kaki di tanah Bandung. Terlebih, beberapa bulan setelah gue ke sana, Persib juara. (?)

Pengalaman gue di Bandung kemarin emang cuma sehari semalam. Gue belum sempat ke Stadion Persib, apalagi nonton langsung Persib tanding. Tapi saat gue nonton di TV ada pesta rakyat di Bandung menyambut Persib Juara, gue bisa dengan bangga bilang kalau gue pernah ada di sana. Berkat yang sehari semalam itu juga, gue bisa jawab 'Bandung' sebagai tempat yang mau gue kunjungin lagi waktu ngerjain tugas Psikologi Konseling "Saya berasal dari...[tempat yang paling ingin Anda kunjungi kembali]"
"Saya berasal dari birunya kota Bandung. Bandungku saat ngalalanyah memanjakan kaki menyusuri trotoar yang ramah dan memanjakan perut dengan jajanan meriah. Kembaliku ke sana untuk Bandungku yang sesungguhnya. Bersorak di antara lautan biru Bobotoh menyaksikan Persib Bandung bertarung." 
Begitu kira-kira di balik kenapa Bandung. Semoga beneran bisa ke sana lagi buat Bandung yang sesungguhnya. Terakhir, selamat untuk Persib, Bobotoh dan semua pendukung Persib. Buat para oknum tertentu, kurang-kurangin ya perilaku anarkisnya supaya Bandung dan Persib tetap asik buat dibanggain. :)

3 komentar:

  1. aamiin :)

    semoga bisa nontong bareng laga el clasico nya Indonesia yaa, Persija Jakarta VS persib Bandung :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ih malu euy dibaca sama yg jago bola :'
      Iya, smg bisa nonton Persib-Persija, aamiin!

      Hapus
  2. iyaa Firman Utina emang jago euy :D
    Persija-Persib aja,berarti di GBK hehe,,aamiin

    BalasHapus