Dia itu...

Seorang yang kukenal di bangku SMA (tepatnya beberapa bulan sebelum masuk SMA) ini adalah makhluk yang mandiri. Masak sendiri, makan sendiri, nyuci baju sendiri, jalan-jalan sendiri. Apa-apa dan ke mana-mana sendiri pokoknya. Ditambah dengan keberanian yang dimiliki, dia siap sendirian menyusuri dunia baru sekalipun. Tsaah mandiri atau jomblo, Mbak? Eits, dia nggak jomblo lho. Itu dia. Kasian pacarnya, kadang.

Irit cerita saat ada masalah mungkin jadi keahliannya. Penyembunyi ulung. Kesannya sih kuat, tapi sebenernya... Dia nggak akan sembarang curhat minimal sampai dia nemuin sendiri setitik pencerahan. Kalo udah ada setitik pencerahan yang sebenernya belum mencerahkan alias bikin dia jadi dilema harus memutuskan, baru deh dia cerita ke orang yang bener-bener dia percaya.  Orang-orang terpilih itu bakal dia mintain pendapat dulu sebelum dia ambil tindakan. Pada dasarnya dia selalu mikir mateng-mateng sebelum bertindak, tapi dia sering ragu sama pemikirannya sendiri dan malah lebih percaya sama kata orang.  Jadi, dia sering menyandarkan keputusannya ke pendapat orang terpilih di sekitarnya. Kasian orang-orang itu, kadang.

Tatapan mata dan perkataannya yang tajam, membuatnya terlihat judes, jahat. Dia emang suka ngomong blak-blakan. Kalo menurutnya sesuatu itu jelek, ya dia bilang jelek. Kalo salah, dia bilang salah. Di sisi lain, dia itu nggak tegaan orangnya. Perilakunya yang ini tergantung udah sedekat apa dia sama lawan bicaranya. Biasa, standar ganda. Kalo ada masalah sama orang lain, entah orang dekat atau bukan, dia bakal ngajak ketemu orang itu buat nyelesaiin masalah secara langsung. Nggak ada tusuk-tusuk dari belakang, langsung tikam di depan mata. Lah.

Impian yang dia miliki selalu membuatnya bergerak maju. Diam di tempat bukan pilihan. Ia butuh orang yang sevisi supaya bisa gerak bareng meski selanjutnya dia tetap bergerak sendiri (ingat, dia mandiri). Orang itu baru dia sadari lagi keberadaannya saat dia hilang arah. Egois? Nggak. Dia bisa jalan cepat dan ninggalin orang itu sendirian, tapi dia bakal putar arah dan berlari saat orang di belakangnya minta bantuan.

*Ini tentang dia, yang tiap huruf dalam namanya menjelma jadi alinea dan tulisan ini dibuat atas permintaannya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar